Beranda MotoGP Bagnaia: MotoGP Membutuhkan Super Licence

Bagnaia: MotoGP Membutuhkan Super Licence

Bagnaia: MotoGP Membutuhkan Super Licence

LS88FC – Francesco Bagnaia yakin bahwa MotoGP perlu mengadopsi Super Licence seperti Formula 1 (F1) untuk menyaring talenta muta promosi ke kelas utama.

Grand Prix Algarve kelas Moto3 menjadi sorotan usai insiden yang melibatkan Darryn Binder di lap terakhir. Pembalap Petronas Sprintas Racing tersebut menjadi actor utama di balik kecelakaannya Dennis Foggia.

insiden di Algarve itu memicu kritikan, yang pada umumnya menilai Binder tidak pantas untuk promosi ke MotoGP 2022. Pemuda asal Afrika Selatan ini memang sudah mengikat kontrak dengan RNF Yamaha.

F1 saat ini memberlakukan sistem Super Licence, di mana seorang pembalap harus mendapatkan sejumlah poin berdasarkan hasil di kategori junior sebelum diizinkan untuk balapan di Formula 1.

“Saya kira seperti di kejuaraan mobil, kami membutuhkan Super Licence,” ujar Bagnaia ketika ditanya perihal insiden Binder-Foggia.

“Hanya jika Anda melakukan sesuatu (yang bagus) di kejuaraan, maka Anda bisa naik ke level berikutnya.

“Dan hari ini apa yang kami lihat adalah normalitas, karena kami telah melihat banyak kecelakaan seperti ini darinya (Binder).

“Jadi, saya tahu bahwa tidak benar untuk bicara tentang pembalap lain, tetapi pembalap ini tahun depan akan bersama kami (di MotoGP) dan saya berharap tidak akan terjadi (insiden). Tapi itu adalah sesuatu yang harus mereka pikirkan, menurut saya.” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini