Beranda Liga Italia Wladimiro Falcone Ungkap Rahasia Bisa Gagalkan Tembakan Penalti Romelu Lukaku 

Wladimiro Falcone Ungkap Rahasia Bisa Gagalkan Tembakan Penalti Romelu Lukaku 

Romelu Lukaku . (Foto: twitter.com/officialasroma)
Romelu Lukaku . (Foto: twitter.com/officialasroma)

LS88FC – Kiper Lecce Wladimiro Falcone ungkap rahasia bisa menjadi kiper pertama Serie A yang menggagalkan tendangan penalti penyerang Roma Romelu Lukaku, Senin (6/11) dini hari WIB. Namun kiper asal Italia ini kecewa saat timnya kalah 1-2 pada laga tersebut.

Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico berjalan dramatis sejak menit awal ketika Roma yang bermain sebagai tuan rumah mendapatkan hadiah penalti, menyusul tembakan Paulo Dybala yang menyentuh jari Federico Baschirotto. 

Lukaku yang menjadi algojo, gagal menjalankan tugasnya ketika tembakannya yang mengarah ke tengah gawang, berhasil ditepis kaki Falcone.

Padahal penyerang asal Belgia sebelumnya memiliki rekor 100 persen gol dari titik putih dalam 14 kali percobaan di Serie A. 

Pemain berusia 30 tahun ini juga tidak pernah gagal mengonversi penalti sejak 2017 lalu pada laga Premier League bersama Manchester United.

Aksi heroik Falcone ini juga mendapatkan pujian dari pelatih Roma, Jose Mourinho.

“Sungguh memuaskan mendengarnya dari Mourinho,” kata Falcone kepada DAZN.

“Tidak ada rahasia untuk menyelamatkan penalti. Para pelatih mengirimi kami video untuk dipelajari sebelum pertandingan, tapi apa yang terjadi di lapangan berbeda.”

“Saya hanya merasa yakin dia akan membuka penyelesaian dengan bagian dalam kakinya. Setidaknya saya senang dengan rekor kecil menjadi orang pertama yang menyelamatkan penalti Lukaku di Italia.”

Lecce lalu membuka skor lewat gol Pontus Almqvist pada menit ke-72 dengan tembakan mendatar yang gagal dihalau Rui Patricio.

Sardar Azmoun lalu menyamakan skor dengan sundulannya pada menit ke-90+1. Lukaku lalu menebus kesalahan di awal laga dengan gol kemenangan tiga menit kemudian melalui asis daru Dybala.

“Namun kami merasa menyesal dan terutama kepada fans kami, karena kekalahan seperti itu sangat menyakitkan,” lanjut kiper berusia 28 tahun ini.

“Sayangnya, kami membiarkan Roma menyakiti kami. Kami seharusnya membuat bolanya menghilang dan tidak membiarkan mereka mendekatinya. Kami naif dan menunjukkan sedikit pengalaman kami.”

Hasil ini membuat Roma kini naik ke posisi tujuh dengan 17 angka dari 11 laga, selisih 11 poin dari Inter Milan di posisi pertama dan empat poin dari Napoli di posisi empat. Sementara Lecce berada di posisi 11 dengan 13 poin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini