Beranda Liga Italia Mauricio Pochettino Merasa Emosional Kembali ke Tottenham Hotspur Sebagai Pelatih Chelsea

Mauricio Pochettino Merasa Emosional Kembali ke Tottenham Hotspur Sebagai Pelatih Chelsea

Mauricio Pochettino (Foto: chelseafc.com)
Mauricio Pochettino (Foto: chelseafc.com)

LS88FC – Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino mengakui emosional kembali ke kandang Tottenham Hotspur sebagai lawan, saat kedua tim tersebut bertamu pada lanjutan laga Premier League, Selasa (7/11) dini hari WIB.

Pochettino melatih Spurs pada 2014 hingga 2019 lalu. Meski tidak menorehkan trofi, pelatih asal Argentina ini menempatkan Spurs ke posisi dua klasemen liga, serta mencapai babak final Champions League.

Namun setelah kalah di final tersebut, Pochettino gagal membawa Tottenham kembali ke papan atas dan akhirnya dipecat pada November 2019. Ia lalu melatih Paris Saint-Germain pada 2021, sebelum melatih Chelsea pada musim panas ini.

“Saya merasa jauh lebih baik, setelah empat tahun bisa kembali dan menyapa semua orang, itu adalah hadiah bagi kami. Sangat emosional,” kata Pochettino. 

“Pertandingan berlangsung penuh gairah, kompetitif, sejujurnya kami membutuhkan tiga poin dan itu adalah hari yang luar biasa bagi kami. Ini adalah Tottenham tetapi tidak lebih istimewa karena itu.”

Pertandingan itu sendiri berjalan panas dengan Chelsea yang berhasil menang comeback 4-1. Selain itu, VAR berperan penting setelah menganulir lima gol, serta memberikan dua kartu merah, dan satu penalti.

“Saya pikir kami pantas menang,” ujar Pochettino usai pertandingan. “Kami memaksa mereka melakukan terlalu banyak kesalahan. Tottenham tampil lebih baik di 15 menit pertama dan kemudian saya pikir kami menguasai permainan, performa kami bagus dan memaksa mereka melakukan kesalahan. Jika Anda melihat semua yang Anda lihat selama pertandingan, saya pikir itu adil.”

“Itulah mengapa secara keseluruhan menurut saya performanya bagus, karena kami tiba di momen yang berbeda dari Tottenham. Mereka berada di puncak klasemen dan menang serta bermain sangat baik, penuh percaya diri. Bagi kami, datang ke sini untuk memainkan peran sebagai pemimpin dalam situasi terbaik yang kami bisa. Penampilan ini menunjukkan bahwa kami benar-benar bagus dan tidak ada yang bisa saya katakan lebih dari itu.”

“Pada akhirnya kami mendapatkan apa yang kami inginkan, kami menang 4-1. Kami bisa melihat, menganalisis, dan berbicara, tapi bagi kami, kami senang dengan tiga poin ini. Kami telah bermain sangat baik sejak awal musim, pantas mendapatkan lebih, namun pada akhirnya ini adalah soal meraih poin.

“Penting untuk datang ke sini ke Tottenham dan memenangkan pertandingan melawan tim yang bermain sangat baik. Ini bisa menjadi tiga poin penting bagi kami, untuk membantu kami mulai meningkatkan klasemen.”

Tuan rumah lebih dulu unggul lewat gol Dejan Kulusevski pada menit keenam. Cristian Romero lalu diusir oleh wasit karena melakukan tekel keras ke pergelangan kaki Enzo Fernandez di kotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih. Cole Palmer yang menjadi algojo, sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-35 untuk menjadikan skor 1-1.

Sepuluh menit usai jeda, Spurs terpaksa bermain dengan sembilan pemain setelah Destiny Udogie menerima kartu kuning kedua karena menekel Sterling.

Spurs yang memainkan garis pertahanan tinggi, harus membayar mahal ketika Sterling berhasil berada dalam posisi onside saat menerima umpan terobosan, sebelum menyodorkan bola kepada Nicolas Jackson, yang sebelumnya gagal memaksimalkan peluang, untuk membalikkan kedudukan 15 menit sebelum waktu normal berakhir.

Chelsea nyaris gagal meraih kemenangan sebelum gol Eric Dier dianulir wasit, serta sundulan Rodrigo Bentancur yang berada dalam posisi bebas gagal menemui target.

Untungnya, Jackson mencetak dua gol tambahan lewat asis dari Conor Gallagher dan Palmer.

Hasil ini merupakan kekalahan pertama Spurs pada musim ini, yang berada di posisi dua dengan 26 angka, selisih satu angka dari Manchester City di puncak dan unggul dua angka dari rival sekota Arsenal. Sementara Chelsea naik ke posisi 10 dengan 15 poin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini