Beranda Liga Inggris Gary O’Neil Berang Karena Wolves Kembali Dirugikan VAR Pasca Kalah dari Fulham

Gary O’Neil Berang Karena Wolves Kembali Dirugikan VAR Pasca Kalah dari Fulham

Gary O’Neil. (Foto: wolves.co.uk)
Gary O’Neil. (Foto: wolves.co.uk)

LS88FC – Pelatih Wolverhampton Wanderers Gary O’Neil marah-marah soal keputusan kontroversial wasit dan VAR saat timnya kalah 3-2 di kandang Fulham, Selasa (28/11) dini hari WIB.

Terdapat beberapa insiden yang merugikan Wolves ada laga ini dan wasit yang bertugas  Michael Salisbury mengakui membuat kesalahan kepada O’Neil.

O’Neil mengatakan wasit tersebut mengakui VAR seharusnya memberikan rekomendasi untuk menganulir keputusan saat menunjuk titik putih setelah bek Wolves Nelson Semedo yang dinilai menjatuhkan Tom Cairney. Padahal Semedo berhasil mendapatkan bola saat duel di kotak penalti.

“Nelson mendapatkan bola dan tidak menyentuh Cairney. Saya telah menontonnya kembali bersama wasit dan agar adil, dia mengatakan menurutnya mereka salah dan dia seharusnya dikirim ke monitor,” kata O’Neil kepada Sky Sports.

“Itu tidak membantu saya dan tidak membantu semua fans yang telah melakukan perjalanan sejauh ini untuk membantu tim mereka. Itu tidak membantu para pemain, yang merasa frustrasi lagi.”

Setelah Willian berhasil mengembalikan keunggulan lewat titik putih untuk menjadikan skor 2-1, Fulham justru mendapatkan hukuman penalti ketika Tim Ream menjatuhkan Hwang di kotak terlarang, yang juga menjadi sorotan karena Ream sebelumnya sudah mendapatkan kartu kuning.

“Kami melakukan perdebatan yang menarik. Dia pikir penalti itu sudah cukup,” ujarnya soal kartu kuning kedua Ream.

“[Salah satu staf saya mengatakan] berdasarkan hukum, Ream harus dikeluarkan.”

Willian kembali menjalankan tugasnya dari titik 12 pas setelah Joao Gomes membuat kontak dengan Harry Wilson di kotak terlarang. Wasit sejatinya tidak mengindahkan insiden tersebut, namun atas rekomendasi VAR, ia memberikan penalti untuk tuan rumah.

“Soal Wilson, kami sedikit berbeda pendapat,” lanjut O’Neil. “Dia pikir ada cukup kontak di sana untuk memberikan penalti. Saya pikir itu sangat ringan.”

Lalu terdapat insiden di mana Carlos Vinicius yang dirasa harus dikartu merah karena menanduk kepala Max Kilman.

“Dia bilang itu sundulan yang tingan – saya bilang itu gila. Bolehkah kita menyundul orang di lapangan sepak bola asal dianggap tingan atau kurang keras?” tegas O’Neil.

“Mereka kemudian menyatakan diri setelah itu dan mengatakan berdasarkan hukum bahwa kami melakukan kesalahan – yang seharusnya mendapat kartu merah.”

“Apakah saya perlu menyuruh Max untuk berguling-guling di lapangan ketika seseorang menanduknya? Saya tidak mau. Apakah saya ingin pemain saya mengelilingi wasit untuk mendapatkan kartu kuning kedua untuk Ream?”

“Anda bisa berargumentasi bahwa dua di antara mereka bisa saja merugikan kami, namun keempatnya justru merugikan kami. Ini adalah hal yang sulit untuk dihadapi oleh para pemain, suporter, dan saya sendiri.”

Wolves yang telah mengalami empat keputusan penalti kontroversial musim ini, dan O’Neil menambahkan: “Kami sering berada di sini musim ini. Kami tidak pantas mendapatkannya.”

O’Neil sendiri mengakui mendukung adanya VAR, namun implementasinya yang tidak memuaskan.

“Ini sangat rumit. Saya selalu mendukung VAR, namun menurut saya hal itu menyebabkan masalah besar saat ini. Fakta bahwa kesalahan pertama tidak dianggap sebagai kesalahan yang jelas dan kesalahan yang kedua adalah, menurut saya VAR telah merugikan kita,” lanjutnya.

“Jika hanya wasit pada saat itu, kami mungkin kebobolan satu penalti karena sebuah kesalahan, dan faktanya kami kebobolan dua kali dalam pertandingan itu, bagi saya, VAR tidak banyak membantu dalam pengambilan keputusan subjektif.”

“Mungkin malam ini akhirnya membuat saya menentang VAR ketika saya pikir itu akan membantu, tapi ternyata tidak.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini