Beranda Internasional Dapat Intimidasi, Mesir Laporkan Pendukung Senegal

Dapat Intimidasi, Mesir Laporkan Pendukung Senegal

LS88FC – Mesir gagal bermain di Piala Dunia Qatar 2022 setelah kalah dari Senegal lewat babak adu penalti pada Rabu (30/3/22) dini hari WIB.

Mohamed Salah termasuk salah satu pemain yang gagal mengeksekusi tendangan 12 pas. Ia terlihat mendapat serangan laser saat hendak mengambil tendangan. Serangan laser memang tampak sepanjang laga.

Karena hal ini, Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) melaporkan tindakan intimidasi tersebut. Selain itu, mereka juga mengaku mendapat serangan botol dan batu baik ketika tengah berada dalam bus maupun saat melakukan pemanasan. Selain itu, ada juga spanduk bernada rasisme.

“Tim Mesir menjadi korban rasisme lewat spanduk ofensif di tribun yang menyerang para pemain, terutama Mohamed Salah. Selain itu, pendukung Senegal meneror para pemain Mesir dengan melemparkan botol dan batu ketika pemanasan, juga menyerang bus tim yang menyebabkan pecahan kaca dan cedera yang terdokumentasikan dengan gambar dan video yang dilampirkan dalam pengaduan,” tulis pernyataan mereka.

Dilansir dari Sky Sports, perwakilan dari FIFA menyatakan bahwa mereka tengah menganalisa laporan resmi pertandingan ini sebelum kemudian mengambil tindakan.

Begitu pun halnya dengan Augustin Senghor yang merupakan Presiden dari Federasi Sepak Bola Senegal sekaligus juga wakil ketua CAF.

“Dari tribun, saya tidak memperhatikan benda yang dilemparkan. Soal laser, jika terjadi maka itu yang pertama kalinya di Senegal. Namun kami tahu bahwa di Kairo ada banyak hal tersebut dan di beberapa negara spesifik. Senegal tidak terbiasa dengan itu,” kata Senghor seperti dikutip dari BBC.

“Menurut opini saya. Sepanjang pertandingan saya tidak melihat sesuatu yang dinilai sebagai chauvinism karena masyarakat Senegal diketahui sangat ramah,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini